Freelance yaitu tenaga lepas, Jadi yang disebut Freelancer yaitu pekerja lepas (tanpa ikatan kerja).
Pekerjaan ini tidak terikat waktu, dan bisa dikerjakan dimana saja. seorang Freelancer bisa bekerja paruh waktu pada beberapa perusahaan, begitu pula sebaliknya freelancer juga bisa dijadikan kerja paruh waktu. Karena Tidak terdapat kontrak kerja dan tidak terikat waktu, freelancer tidak dibayar dengan gaji pokok mingguan/bulanan melainkan sesuai dengan hasil kerjanya.
Contoh dari Freelancer salah satunya adalah Peter Parker di film Spiderman. Peter Parker bekerja sebagai fotografer. jadi saat dia dapat foto, saat itulah dia dapat bayaran.
KEUNTUNGAN DARI FREELANCE
1. Bisa Kerja Dimana Saja dan Kapan Saja
2. Bisa Terima Lebih dari 1 Project (Tidak disarankan untuk para newbie)
3. Berhak Menentukan Harga
TIPS - TIPS BEKERJA FREELANCE
Pekerjaan ini tidak terikat waktu, dan bisa dikerjakan dimana saja. seorang Freelancer bisa bekerja paruh waktu pada beberapa perusahaan, begitu pula sebaliknya freelancer juga bisa dijadikan kerja paruh waktu. Karena Tidak terdapat kontrak kerja dan tidak terikat waktu, freelancer tidak dibayar dengan gaji pokok mingguan/bulanan melainkan sesuai dengan hasil kerjanya.
Contoh dari Freelancer salah satunya adalah Peter Parker di film Spiderman. Peter Parker bekerja sebagai fotografer. jadi saat dia dapat foto, saat itulah dia dapat bayaran.
KEUNTUNGAN DARI FREELANCE
1. Bisa Kerja Dimana Saja dan Kapan Saja
2. Bisa Terima Lebih dari 1 Project (Tidak disarankan untuk para newbie)
3. Berhak Menentukan Harga
TIPS - TIPS BEKERJA FREELANCE
- Surat Perjanjian Kerja!ini salah satu
hal penting untuk memulai pekerjaan freelance. Walaupun penting, ada
beberapa orang yang mengabaikan point nomor 1 ini. Biasanya sih emang
males bikin yang kayak begini2an. Padahal ini penting banget.
Apa pentingnya? SPK (Surat Perjanjian Kerja) itu penting, dimana di surat itu seharusnya dijabarkan seberapa jauh kita bekerja, seberapa lama kita bekerja, dan kapan saja kita akan dibayar.
Gak usah terlalu formal, yang penting semuanya jelas, dan ada tanda tangan antara kedua pihak disana. Jangan lupa materai agar resmi. - Bicarakan masalah pembayaran.Gak usah malu atau
gak enak ngomongin hal yang satu ini. Gak bisa boong deh kalo masalah
duit itu emang paling sensitif sebenernya. Jadi, ada baiknya omongin
masalah pembayaran sejak awal. Kapan pembayaran akan dibayarkan? Apakah
diakhir project, atau bagaimana silahkan di diskusikan.
Dalam beberapa kasus, bisa dibuat seperti ini.
Misal : 10% di awal project sebagai tanda jadi. 40% di pertengahan project ketika berjalan. 50% ketika finishing. - Tentukan batasan2 pekerjaan!Iya, ada kaitannya
dengan poin nomor 2 diatas. Tentukan batasan pekerjaan lo itu sampe
mana. Ketika lo mencapai batas itu, silahkan berhenti dan tagihlah uang
finishing. Masalah revisi silahkan di belakangi. Revisi itu berbeda
dengan pekerjaan inti. Revisi biasa dilakukan ketika pekerjaan selesai.
Yang gue maksud revisi disini adalah revisi besar ya, kalo revisi kecil
seperti salah ketik atau apalah, itu mah kerjain aja. Toh gampang kan?
- Bekerjalah bertahap!Masih berkaitan dengan poin 2 dan poin 3.
Beri batasan untuk setiap pekerjaan. Dan berhentilah pada batasan itu lalu tagih uang disana.
RSS Feed
Twitter
12.23
Unknown
0 komentar:
Posting Komentar